Thu. Feb 22nd, 2024

Jakarta, CNBC Indonesia – Target utama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR tahun 2023 mendatang, salah satunya menyelesaikan pembangunan bendungan. Setidaknya ada 13 bendungan yang ditargetkan selesai pada 2023.

“Target utama tahun 2023 juga untuk pembangunan bendungan dan danau dengan pagu Rp 14,20 triliun. digunakan untuk kelanjutan 13 bendungan,” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Jarot Widyoko, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI, Kamis (1/9/2022).



Advertisements

Berikut Daftar 13 Bendungan Selesai di 2023

1. Kareuton (Aceh)

2. Rukoh (Aceh)

3. Lau Simeme (Sumut)

4. Karian (Banten)

5. Cipanas dan Leuwikeris (Jabar)

6. Jelantah (Jateng)

7. Sepaku Semoi (Kaltim)

8. Pamukkulu (Sulsel)

9. Ameroro (Sultra)

10. Sidan (Bali)

11. Suntuk (NTB)

12. Temef (NTT)

13. Tiu (NTB)

Pembangunan 10 Bendungan Dilanjutkan ke tahun anggaran berikutnya

1 Bendungan Tiga Dihaji (sumsel),

2 Bener (Jateng)

3 Jragung (Jateng)

4 Marangkayu (Kaltim)

5 Bagong (Jatim)

6 Bulango Ulu (Gorontalo)

7 Budong-Budong (Sulbar)

8 Meninting (NTB)

9 Manikin (NTT)

10 Way Apu (Maluku)

Selain itu Jarot menjelaskan pada 2023 mendatang ada empat bendungan yang direncanakan dibangun. Mulai dari Bendungan Mbay (NTT), Jenelata (Sulsel), Cibeet dan Cijurey (Jabar), Riam Kiwa (Kalsel).

“Jenelata dan Riam Kiwa sumber pendanaan dari luar negeri, Bendungan Mbay NTT pembangunan sudah dimulai dari 2021. Lalu sesuai penjelaskan menteri PUPR pada Raker lalu akan memulai pembangunan Cibeet dan Cijuray di Jawa Barat,” katanya.

Di Tahun 2023 Ditjen Sumber Daya Air juga menargetkan melakukan revitalisasi 6 danau, antara lain :

Revitalisasi Danau

1. Danau Toba (Sumut)

2. Danau Kenali (Jambi)

3. Danau Teloko (Sumsel)

4. Danau Tondano (Sulut)

5. Danau Limboto (Gorontalo)

6. Danau Ayamaru (Papua Barat)

Artikel Selanjutnya

Ini Deretan Proyek yang Dikebut Jokowi, Wajib Kelar 2024!


(emy/mij)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *