Sun. Apr 21st, 2024

Jakarta, CNN Indonesia

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengingatkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar tak berburuk sangka atau suuzan soal kabar dugaan kecurangan di Pilpres 2024.

Arsul menilai pernyataan SBY terlalu berlebihan karena telah menyimpulkan isi yang benar-benar sudah terjadi. Terlebih, peringatan agar semua pihak mestinya tak langsung berburuk sangka pernah disampaikan SBY saat menjadi presiden.

Advertisements

“Ingat apa yang disampaikan Pak SBY waktu beliau pas presiden, bahwa janganlah kita ini buru buru suuzan,” kata Arsul di kompleks parlemen, Kamis (22/9).


Menurut Arsul, SBY mestinya cukup mengingatkan kepada kader Partai Demokrat untuk tetap waspada, alih-alih langsung menyimpulkan, seolah-olah kecurangan pasti akan terjadi.

Selain itu, Arsul mengaku partainya juga berharap agar Pilpres 2024 diikuti lebih dari pasangan calon, sama halnya dengan Demokrat.

“Bedanya kami tidak buru-buru mengatakan ada indikasi ketidakadilan. Buat PPP kalau bisa empat lebih baik lagi,” kata Arsul.

Sebagai informasi, sebelumnya dalam pidatonya di hadapan para kader Partai Demokrat di Rapimnas, SBY mengaku akan turun gunung pada Pemilu 2024. Dia mengaku mendapat kabar Pilpres 2024 akan berjalan curang.

SBY juga menyebut ada info yang menyatakan bahwa dalam Pemilihan Presiden 2024 nanti akan diatur hanya dua pasang calon capres dan cawapres.

“Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil,” ujar SBY di hadapan para kader Partai Demokrat.

(thr/kid)

[Gambas:Video CNN]

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *