Sun. Apr 21st, 2024

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) buka suara atas penyesuaian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi yang resmi berlaku mulai 1 Desember 2022. Adapun tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan harga diantaranya yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyampaikan pihaknya terus berkomitmen melakukan evaluasi harga secara berkala untuk produk-produk BBM non subsidi yakni Pertamax Series dan Dex Series. Hal tersebut mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak dunia mengacu pada Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus.

Menurut dia evaluasi berkala ini dilakukan setiap bulannya mengikuti tren harga rata-rata pada periode tanggal 25 hingga tanggal 24 pada bulan sebelumnya.

Advertisements


“Mengacu pada rata-rata MOPS pada periode 25 Oktober hingga 24 November, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga secara berkala untuk produk Pertamax Series dan Dex Series berlaku mulai tanggal 1 Desember,” ujar Irto kepada CNBC Indonesia, Kamis (1/12/2022).

Adapun untuk harga Pertamax Turbo terdapat penyesuaian dari yang sebelumnya Rp 14.300 per liter menjadi Rp 15.200 per liter, Dexlite dari yang sebelumnya Rp 18.000 per liter menjadi 18.300 per liter, dan Perta Dex dari yang sebelumnya Rp 18.550 per liter menjadi Rp 18.800 per liter.

Harga ini berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti di wilayah DKI Jakarta. Penetapan harga ini sudah sesuai dengan Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.

“Kami pastikan harga ini adalah harga yang kompetitif untuk kualitas yang kami berikan,” jelas Irto.

Sementara itu, untuk BBM jenis Pertamax masih tertahan di angka Rp 12.500 per liter. Ia menilai penetapan harga Pertamax tidak berubah ini sudah sesuai evaluasi dan perhitungan yang dilakukan, dan formula harga Pertamax masih ideal.

Berikut daftar lengkap harga BBM subsidi maupun non subsidi per liter di seluruh SPBU Pertamina, yang berlaku mulai Kamis 1 Desember 2022:

1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

2. Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

3. Provinsi Riau & Kepulauan Riau

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.800

Dexlite Rp 19.000

Pertamina Dex Rp 19.600

4. Kodya Batam

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.800

Dexlite Rp 19.000

Pertamina Dex Rp 19.600

5. Provinsi Jambi

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

6 Provinsi Bengkulu

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.800

Dexlite Rp 19.000

Pertamina Dex Rp 19.600

7. Provinsi Sumatera Selatan

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

8. Provinsi Bangka Belitung

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

9. Provinsi Lampung

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

10. Provinsi DKI Jakarta

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

11. Provinsi Banten

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

12. Provinsi Jawa Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

13. Provinsi Jawa Tengah

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

14. Provinsi DI Yogyakarta

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

15. Provinsi Jawa Timur

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

16. Provinsi Bali

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

17. Provinsi NTB dan NTT

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 13.900

Pertamax Turbo Rp 15.200

Dexlite Rp 18.300

Pertamina Dex Rp 18.800

18. Provinsi Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur, Utara

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

19. Provinsi Gorontalo

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

20. Provinsi Sulawesi Tengah, Tenggara, Selatan, Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

21. Provinsi Maluku & Maluku Utara

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Dexlite Rp 18.650

22. Provinsi Papua

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Pertamax Turbo Rp 15.500

Dexlite Rp 18.650

23. Provinsi Papua Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.200

Dexlite Rp 18.650

Pertamina Dex Rp 19.200

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Resmi Naik! Cek Harga Terbaru BBM Pertamina di SPBU Hari Ini


(pgr/pgr)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *