Wed. May 29th, 2024

Jakarta, CNBC Indonesia – PT PLN (Persero) menjadi salah satu perusahaan pelat merah yang gencar melakukan transformasi digital pada layanannya. Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengatakan PLN Mobile atau layanan digital PLN sempat mengalami pasang surut dalam pengembangannya.

Dia mengatakan ketika baru diluncurkan PLN Mobile mengalami peningkatan jumlah pengguna, namun memiliki rating yang rendah. Darmawan menyebutkan PLN Mobile pernah diunduh oleh 500 ribu pengguna, tapi kemudian di-uninstall oleh 450 ribu pengguna.

“Dulu ratingnya (PLN Mobile) 2,5, yang download 500 ribu, yang uninstall 450 ribu. Alhamdulillah hari ini kami cek yang download dalam 9 bulan menjadi 35 juta download, dan skoringnya 4,9 yaitu di dalamnya bisnis pelayanan pelanggan yang tadinya kompleks, kami bongkar, kami ringkas, kami sederhanakan, dan lain-lain,” ungkap Darmawan dalam CNBC Indonesia Award 2022, Senin (12/12/2022).


Dia menambahkan digitalisasi yang dilakukan PLN merupakan arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir pada saat pandemi. Digitalisasi juga dilakukan sebagai upaya efisiensi.

“Untuk itu kami melakukan digitalisasi pembangkit, digitalisasi transmisi, distribusi, sistem keuangan kami, sistem lelang kami, sistem pelayanan pelanggan kami. Dan Alhamdulillah sistem keuangan kami di PLN jauh lebih efisien, sistem pelayanan pelanggan kami jauh lebih baik lagi, sistem lelang kami jauh lebih transparan kredibel dan efektif,” jelas dia.

Kini melalui PLN Mobile pelanggan bisa melakukan layanan pasang baru, tambah daya, bayar tagihan listrik, pembelian token, penyampaian keluhan, catat meter mandiri, hingga berbagai informasi terkait PLN lain.

Aplikasi PLN Mobile telah menjadi platform yang berorientasi pada one stop solution untuk segala kebutuhan pelanggan.

PLN Mobile juga mampu memberikan informasi terkait lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi pemilik kendaraan listrik dengan adanya Electric Vehicle Digital Services (EVDS). Bahkan melalui EVDS, PLN Mobile disebut menjadi ujung tombak untuk perkembangan industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Jauh Dari Krisis Energi! PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman


(rah/rah)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *