Sun. Feb 25th, 2024

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kepentingan pembangunan ekosistem kendaraan listrik. Mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga mendorong nilai ekspor.

Bahlil mengatakan saat ini pemerintah tengah memformulasikan insentif tentang apa yang cocok untuk diberikan di Indonesia. Seperti negara lain yang juga memberikan pemanis.

“Jadi yang kita bangun ke depan adalah ekosistem pembangunan EV (mobil) dan motor adalah penciptaan pekerjaan karena hari kita tahu beberapa negara lain seperti Thailand itu banyak sekali memberikan sweetener,” kata Bahlil, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Advertisements


Menurut Bahlil Indonesia jangan sampai kalah dengan negara lain, melihat memiliki pangsa pasar yang sangat besar. “Jadi jangan sampai pasar kita itu dilakukan penetrasi dengan produk-produk dari luar negeri kita harus jaga,” katanya.

Selain itu, Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ini mengungkapkan ‘pemanis’ ini diberikan juga supaya produk buatan Indonesia tidak kalah dari luar negeri, sehingga bisa melakukan penetrasi pasar ekspor.

“Kedua kita juga melakukan penetrasi pasar ekspor, nah ini mungkin yang perlu saya sampaikan terkait dengan hal itu BUMN juga tadi sampaikan untuk melakukan penyiapan infrastruktur yang lain,” kata Bahlil.

“Jadi yang kita bangun ke depan adalah ekosistem pembangunan electric vehicle,” kata Bahlil

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Terungkap, Cerita Miris RI Kena Jegal Sampai Terancam di WTO


(pgr/pgr)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *