Thu. Feb 22nd, 2024

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebut hubungan partainya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga kader Partai Gerindra Sandiaga Uno baik-baik saja.

Sebelumnya, kedekatan Sandi dengan PPP membuat pengurus Partai Gerindra gerah dan Sandi disebut-sebut akan berpindah ke PPP. Saat Sandi bersua dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sandi turut menegaskan keanggotaannya di Gerindra. 

Arsul menjelaskan, Sandi masih hadir dalam acara PPP. Pekan lalu, bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menghadiri acara majelis taklim perempuan PPP.

Advertisements

“Baik-baik saja (hubungan Sandi dengan PPP). Saya kira Ahad kemarin juga beliau hadir di majelis taklim perempuan PPP, cuma nggak terpublikasi aja. Tetap baik,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Ahad, 5 Februari 2023.

Soal isu bergabungnya Sandi ke PPP, Arsul hanya merespons dengan meminta doa dari masyarakat. “Ya doakan saja. Kalau nggak hari ini, minggu depan, kalau enggak, bulan depan, kalau enggak, tahun depan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiga Uno menyebut sudah tidak ada permasalahan lagi antara dirinya dengan partai akibat isu pindah haluan ke PPP. Menurut Sandiga, dirinya sampai saat ini masih tetap kader Partai Gerindra.

“Oh, enggak ada, itu sudah clear semua, semua sudah clear. Ini pakai baju Gerindra. Jadi sudah clear,” ujar Sandiga saat ditemui dalam peresmian Sekber Gerindra-PKB di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Januari 2023.

Sandiaga menyebut pihaknya juga mendukung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KIR yang diusung Gerindra bersama PKB. Ia juga menyebut tak tertutup kemungkinan PPP bakal bergabung dengan KIR.

“Ya kan ini enggak menutup kemungkinan akan bergabung semua ke sini kan. Jadi politik itu kan selalu last minute, politik itu selalu cair dan dinamis,” kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiga juga meminta agar tidak ada lagi pertanyaan yang menyebut dirinya bakal pindah ke PPP dan akan dicalonkan sebagai capres dari partai tersebut. Menurut Menteri Pariwisata itu, permasalahan itu sudah selesai dan pertanyaan tersebut rawan disalahartikan.

“Jadi jangan membawa pertanyaan ke sana karena itu yang nanti bisa disalahartikan, bisa disalahpahamkan, dan kemarin pembcaraan panjang itu salah satunya karena pertanyaan yang tadi disampaikan. Tapi itu (penentuan capres) benar-benar prerogatifnya pimpinan partai politik, sayat tidak berwenang untuk menajwab itu,” kata Sandiaga.

Baca juga: Bertemu Mahfud Md, Denny Indrayana Ungkap Ada Kelompok yang Ingin Sidang Istimewa MPR

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *