Sun. Apr 21st, 2024

Makassar, CNN Indonesia

Sejumlah daerah di Makassar, Sulawesi Selatan, masih dikepung banjir. Petugas BPBD Makassar berhasil mengevakuasi bayi yang baru berusia dua bulan ke tempat pengungsian. 

Sejumlah warga mengaku takut air semakin tinggi. Saat ini air setinggi satu meter telah merendam akses jalan.

Advertisements

“Warga takut air semakin tinggi, seiring hujan yang masih mengguyur Kota Makassar, makanya warga memilih mengungsi lebih dulu,” kata Koordinator Lapangan BPBD Kecamatan Manggala, Akbar, Kamis (16/2).


Dengan menggunakan perahu karet, warga pun dievakuasi ke tempat pengungsian. Namun, sebagian warga juga memilih untuk mengungsi ke rumah kerabatnya.

“Ada bayi yang berumur dua bulan dan empat anak-anak serta 6 orang dewasa kita evakuasi saat hujan deras tadi. Ketinggian air di jalan sudah satu meter,” ungkap Akbar.

Meski demikian, kata Akbar, hingga saat ini masih ada beberapa warga yang bertahan di rumah masing-masing.

“Masih ada warga yang bertahan di rumahnya, karena rumah mereka lantai dua. Tapi, kami masih siaga di sekitar lokasi banjir,” pungkasnya.

Sementara itu, di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar juga masih tergenang banjir dengan ketinggian air sekitar 70 cm. warga mengungsi ke rumah tetangganya yang bertingkat dua.

“Kalau di kompleks Kodam 3 ketinggian air sudah 70 cm, warga mengungsi ke rumah tetangganya yang tingkat dua,” kata Lurah Katimbang, Muhammad Haidir.

Saat ini, kata Haidir, curah hujan di Makassar masih cukup tinggi sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada. Sedangkan, tim BPBD Makassar telah bersiaga di titik banjir yang ada di Kecamatan Biringkanaya.

“Jadi airnya pasang surut tergantung hujan lebat. Warga harus tetap waspada kalau bisa ke pengungsian. Karena bantuan itu biasa kami dibantu yang dilaporkan di pengungsian,” pungkasnya.

(mir/DAL)

[Gambas:Video CNN]

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *