Wed. Jul 24th, 2024

Jakarta, CNBC Indonesia- Rilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dikeluarkan S&P Global pada Selasa (2//1/2024) mencatatkan kenaikan PMI Manufaktur RI pada Desember 2023 menjadi 52,2. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir, termasuk dibandingkan November 2023 yang sebesar 51,7.

Wakil Ketua Komite Tetap Kebijakan Fiskal & Publik Kadin Indonesia, Anggana Bunawan mengatakan data PMI Manufaktur selaras dengan proyeksi Kadin seiring dengan meningkatnya geliat akhir tahun atau Nataru. Hanya saja lonjakan aktivitas manufaktur akhir 2023 kali ini tidak seperti yang diharapkan karena masih adanya wait & see imbas gejolak global dan pemilu.

Sementara Kepala Center of Industry, Trade and Investment INDEF, Andry Satrio Nugroho menilai kinerja PMI Manufaktur di 2024 berpotensi diwarnai oleh aksi wait & see pengusaha. Hal ini terkait masih rendahnya permintaan imbas perlambatan ekonomi China hingga sentimen ketidakpastian di tahun politik.

Seperti apa analisa kinerja PMI Manufaktur RI? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Wakil Ketua Komite Tetap Kebijakan Fiskal & Publik Kadin Indonesia, Anggana Bunawan dan Kepala Center of Industry, Trade and Investment INDEF, Andry Satrio Nugroho dalam Squawk Box,CNBCIndonesia (Rabu, 03/01/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *